Ngobrolin kata Autis

April 7, 2009

Pernah gak dengar orang berkata “duh gue BB-an mulu udah kek orang autis aje nih”… atau dengar orang nanya ke temen kantornya “woi nape luh, lagi autis yey?”.

Aduh, sebenernya mereka tahu gak yah kata autis terhadap beberapa orang sebenarnya cukup berbahaya dan dapat menyinggung perasaan. Langsung aja saya suruh mereka baca salah satu postingan teman saya tentang autisme dan seberapa dalam makna autisme terhadap beberapa orang yang mengalami itu.

Ternyata kebanyakan dari mereka masih belum menangkap bahwa sebenarnya kata autisme itu tidak pantas dijadikan bahan lawakkan bahkan dijadikan bahan becandaan di sembarang tempat.

Trisna : “hmmmm… susah juga yah, sama saja seperti bercandaan orang sewaktu latah, waktu dikagetin mereka akan bilang.. eh KOn**… yang mana semua orang tahu dengan jelas itu salah, tapi kenapa sekelilingnya tetap tertawa”

Woelank : “kamu sebenernya tahu gak sih yang dibilang autis itu apa?”

Trisna : “tahu lah, autis tuh gangguan perkembangan fungsi otak yang komplex dan sangat bervariasi. Intinya ada penyimpangan dalam pertumbuhan seorang anak baik secara mental, tingkah laku dan kemampuan besosialisasi dgn sekitarnya.”

Trisna : “jadi mereka itu sebenarnya cerdas tapi ga tahu make kecerdasannya itu buat apa, dan karena mereka terlalu pinter mereka jadi sulit menerima kalo ada yang gak cocok ama yang dia suka. Dia akan mengamuk, lalu menggigit atau menolak untuk dipeluk.”

Trisna : “Dulu murid piano ku kan juga di bilang autis sama dokternya, kalau orang tuanya jelas berkata bahwa anaknya spesial, begitu mereka berkata spesial, aku nangkep maksudnya bahwa she’s different from the other kids”

Woelank : “emang anaknya gimana? persis temenku yang di blog itu gak?”

Trisna : “yeah, mirip, itu karena mereka memiliki dunia sendiri dan terkadang kita harus ikutan jadi mirip seperti mereka untuk mengerti apa mau mereka. Dulu sih awal-awal ngajar piano, aku di cuekkin, kadang di gebukkin tas pianonya, pernah disiram air minumnya dia, terus pernah di tendang-tendangin”

Woelank : “terus? berhasil gak ngajarin dia? kamu gimana tuh?”

Trisna : “yeah, awal-awal sih gondoknya se-langit bayangin aja lagi capek pulang kuliah, jurusan arsitek pulak, perut keroncongan, betis pegel gara-gara macet tau-taunya datang niatnya mau ngajar, malah digebukkin. Tapi lama kelamaan jadi sayang, si Patty itu pernah ngehajar kotak pensil ke kepalanya terus-terusan, waktu dilarang dan dikasih tahu bahwa itu kan sakit, tapi dia bilangnya malah enak” (aduh).

Hmmmm… kalau kira-kira saya mengalami ini, apa rasanya ya? jelas tidak mudah loh. Apalagi mendengar kejadian yang menimpa teman-teman saya, setiap kali mereka bercerita, saya bisa lihat mata mereka bersedih. Dan kalian harus lihat akibat dari kata β€œautis” itu dilontarkan, mata mereka penuh dengan perasaan yang terhina, tersinggung dan sedih.

Trisna : “oh iya, kamu musti tahu, si Patty itu paling takut kalau mandi, dan tidak mau mandi sih tepatnya. Kata dia, air menyakiti dia, setiap kali dia mandi serasa ada jutaan semut mengigit dia secara bersamaan dan bertubi-tubi. Dan memang betul karena sugesti dia yang berlebihan akhinya kulit diapun merah-merah seperti rash, diakibatkan panik yang berlebihan ditambah guratan tangan yang di garok-garok ke kulitnya”

Bayangkan bila anak anda atau salah satu anggota keluarga anda ada yang menjadi penyandang Autistic, apakah anda akan tertawa bila mendengar ada orang yang bercanda dengan kata2 “autis”?

Seharusnya orang tidak lagi ngebanyol dengan mengatakan kata “AUTIS” lagi. Memang kata2 autis bukanlah milik suatu pihak tertentu tetapi kadang kita yg sering tidak perduli dengan arti sebenarnya dari kata tersebut sehingga sebenarnya dapat menyinggung perasaan orang, bagi mereka orang tua ataupun keluarga para penyandang autistic.

Jadi, daripada menggunakan kata “autis” sebagai olokan org yg sedang sibuk/menyendiri hingga tdk perduli dengan sekitarnya, kenapa ga pake kata2 “lagi cari wangsit”, “lagi semedi”, atau kata2 lucu2an lain yg tidak akan menyinggung orang lain….

Regards..

Woelank n Trisna

* Obrolan Singkat ini terjadi karena banyaknya imel, tulisan di blog maupun di facebook akan salahnya mengatakan “autis” sebagai bahan candaan dan keinginan si woelank utk bikin post ini cm krn kebolotan dia dimasa banyak kerjaan jadilah minta tolong ke saya.
** woelank berterima kasih kepada silly atas beberapa kata2 yg dimasukkan dari hasil chatnya kemaren.
*** Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai ASD (Autistic Spectrum Disorder ) alias autis bisa dilihat lebih lanjut di http://puterakembara.org
**** Bila ingin mensupport gerakan “Stop using ‘autis’ word in daily jokes” dapat join di facebook cause

KEPADA MAS/MBAK AUTISTO DE GABLEKO DI JAKARTA YANG TERHORMAT, MOHON MAAF COMMENT ANDA TERAKHIR SAYA MODERATE. Saya disini hanya sebagai teman yang ikut mensosialisasikan saja, apabila anda tidak suka dengan teman saya itu kenapa tidak anda komen saja langsung diblognya sana, jangan beraninya ngomong dibelakang. Gue yakin temen gue itu juga ga minta dikasihani dan tidak seteledor itu. DAN UNTUK SEMUANYA, MOHON MAAF PULA COMMENT DI POST INI SAYA CLOSED UNTUK MENGHINDARI ADANYA KOMENTAR2 YANG AKHIRNYA MALAH MEMPERKERUH KEADAAN. gue buka lagi dah (2 April 2013 – Hari Autisme Sedunia)

 Comments: 21

  1. woelank

    Weleh kok jd pada berantem gini..
    Sudahlah, pemikiran org kan beda2. Kalo selalu gontok2an krn mempertahankan pendapat ga akan selesai2.
    Udah yah..

  2. autisto de gableko

    and to be honest, “lagi cari wangsit”, “lagi semedi” dll are only nice euphemism for “autism”.. I can list a gazillion phrases, tetep aja jadi self spinning egocentric..

    emang lebih suka monyet dibedakin daripada monyet ya? Padahal itu mah teteeup namanya monyet.. hahaha..

    if you care enough for further crap, read this: http://tomatonation.com/?p=838

    • untuk para penulis, baguslah kalian gak usah tanggapin orang gila ini. ini tipe orang sinis yang tersingkirkan dari dunia. mungkin habis ditinggal cerai atau mati saudaranya jadinya dia sinis sama semua orang, even sampai dunia cyber aja sinis ampun naujubilah. this person is been living in a crappy world, that’s why he/she is so crappy writing his/her comment.

  3. autisto de gableko

    silly pity miserably poor topic..

    autis bukan urusan dialektik sosial euuy! Terserah masing2 individu mau klo tersinggung baca joke autisme. Rasional aja lah, emang semua orang bisa tahu klo lo, anak lo atau sodara lo autis, sampe musti hati2 pake kata autis?

    Nanti klo baca buku bilang nitze gila lantas gw juga harus tersinggung karena emang bibi gw gila beneran?

    Peran kritik sosial juga musti dikemas halus kaya berita kawinan? yang bener aja luh.. haha

    Ini topik sih gw liat cuma menonjolkan narsisme, merasa autis lantas tersinggung klo ada yang bicara autisme.. segitunya perlu pengakuan ya para autisan?

    Grow up dudes. People has their own problems, they just dont feel the necessity to complain with entire galactic!

    • susah sih kalau otak biasa dipakai hanya untuk nyela, tidak mencoba untuk membangun lingkungan yang lebih damai. mungkin latar belakang lu tersiksa mental dan fisik kali yah sampe gak punya perasaan sama sekali sama orang yang tertimpa dengan kemalangan.

      orang bego juga tahu kalo kata panggilan dengan kutip seperti “autis” bukan bulet2 kata tersebut tidak boleh digunakan, tapi para penulis disini bermaksud mengingatkan, sifatnya info. positif thinking aja.

      Peran kritik sosial juga musti dikemas halus kaya berita kawinan itu kan asumsi elu. penulis disini sepertinya tidak berharap semua orang harus mem virginize kata itu.

      mungkin bukan tante lu yang gila, mungkin ELU yang gila. (((yah kalo lo gak gila harusnya lu gak tersinggung))) gila!

    • Silly

      Masyaolloh… Cuma itu yang sanggup saya bilang.

      Saya tidak ingin mengkotbahi anda dengan terlalu banyak kata-kata. Silahkan baca tulisan ini, mohon pelan-pelan, tanpa tendensi, tanpa emosi, dengan hati dan pikiran yang jernih… coba bayangkan jika anda sendiri yang mengalami hal ini…

      saya tidak memaksa apapun… cuma menggugah, pada akhirnya, semua kembali kehati nurani anda yang paling dalam… karena saya tahu… dalam setiap hati nurani manusia yang terdalam… bersemayam kelembutan… dan kasih pada sesama.

      http://sillystupidlife.com/2009/07/09/kenapa-sih-gak-boleh-becanda-pake-kata-autis-lo/#comments

  4. rima fauzi

    what about ‘banci’ atau ‘homo’ atau ‘iq jongkok’ atau ‘down syndrome’ atau yg lebih parah lagi kata2 yg jelas2 politically incorrect atau rasis dalam daily jokes? banyak sekali sebetulnya kata2 yg tidak tepat digunakan dalam joking around tapi orang sepertinya gak gitu peduli.
    mungkin krn orang memang kurang peka atau mungkin juga karena sudah kebiasaan atau bahkan mungkin karena itu cuma becandaan aja, yg gak ada niat jahatnya..
    kalo gue pribadi sih berhubung emang gak gaul dan ga gitu up to date sama kata2 gaul jakarta gak make kata2 kaya gini, walopun menurut gue hal spt ini sbtlnya ga gitu urgent dibanding masalah tension rasial maupun relijius, tapi ya walo gimanapun himbauan ini bagus kok.. paling tidak biar org2 lebih sensitive dan mikir dulu sebelum ngomong.. πŸ™‚

    • woelank

      memang kalo udah ngomongin kata2 yang sudah menyinggung rasial dan regius itu lebih2 amat sangat kompleks dan lebih menyentil teramat banyak orang, tetapi karena hal2 seperti ini sudah terlalu lama ada di masyarakat terkadang mereka mudah sekali tersinggung dalam menanggapinya dan menganggap angin lalu.
      Dan yg pasti saya teramat sangat sangat sangat sangat sangat sangat… malas membahas hal2 seperti itu karena sifat orang kita yg bisa dibilang aga bebel n ga mau dibilangin tapi suka ngotot ga jelas.. (termasuk gue.. hehehehe)
      So..
      dikarenakan penyelewengan penggunaan kata autis yang masih baru seperti sekarang maka saya mencoba menyebarluaskan himbauan ini….

      getoo lhoooo… πŸ˜‰

  5. woelank

    @ichanx
    Tengkiu.. Tengkiu.. (mewakili trisna)

    @silly
    Akhirnya kesampean jg yah sil nulis ini..

    @dito
    Seingat saya si trisna bilang sampe 6 bulan baru bisa satu lagu.
    Tunggu konfirmasi aja deh dr bu guru….

  6. Dito

    Hebat buat mba Trisna, tabah mengajar piano ke Patty. Jarang ada orang yang mau mengajarkan anak autis. Berapa lama mba mengajarkan dia piano dan apakah ia berhasil memainkan satu atau dua lagu?

    • trisna

      πŸ˜€ tabah? ehe ehe… mungkin itu sebabnya kakak saya ngospek saya 24/7 saban hari, ketabahan saya terlatih :))

      setelah 6 bulan ngajar Patty baru berhasil ngajar lagu balonku ada lima aja kok πŸ™‚ itu juga cara ngajarinnya super amazing, gak masuk ke kategori kurikulum lesson plan manapun… hehehe… tapi AM SO GLAD TO SEE HER PLAYING THE SONG…

      • Silly

        Trish…

        Saya terharu kamu ini selain cantik, juga punya hati yang care sama anak-anak yah.

        Thanks dear…. *hugs*

        • Trisna

          :”> dibilang cantik :p hihihihi..
          ~gubrak

          Ortu saya aja sampai detik ini gak nyangka sy ngajar anak kecil mbak.. Kan dulu itu sy benci anak kecil, gak sabaran & galak..

          Tapi begitu lulus SMA mulai kerja, akhirnya nyadar bahwa anak2 itu masih polos, mereka punya permasalahan yg sama dengan sy.. (Maklum masa kecil kurang bahagia) :))

          Yah sy belajar menyelami jiwa anakn so far so good.. (Amien)

          Itung2 menimba ilmu buat anak sy nanti :p

      • Trisna

        Kalau ada yg anaknya mau les piano.. Sama saya aja yah.. Khusus buat anak special sy kasih harga special kok πŸ˜‰
        ~promosi lewat..
        Hee hee..

  7. Silly

    Woelank dan Trisna,

    Makasih banyak untuk posting ini. Jujur saya sempat mo komen kemarin, tapi gak jadi saya save karena kepanjangan, hehehe..

    gue terharu… pokoknya semoga makin banyak yang aware dan tidak lagi menggunakan kat autis sebagai olok2an

    love u both

  8. ichanx

    postingan berguna… *manggut-manggut*

  9. Amartia

    Dooooh….!
    Kenapa sih gue baca tentang ini dimana-mana ??
    Apa karena Hari Autis lantas orang2 pada sadar gini ya ??
    Kemaren2 kemane ajeeeee….??

    • trisna

      kemaren-kemaren saya lagi asik cari wangsit sambil BB-an bu… :)) baru engeh abis dimarahin ama woelank… kasian dia dicuekkin ;))

    • woelank

      * Obrolan Singkat ini terjadi karena banyaknya imel, tulisan di blog maupun di facebook akan salahnya mengatakan β€œautis” sebagai bahan candaan dan keinginan si woelank utk bikin post ini cm krn kebolotan dia dimasa banyak kerjaan jadilah minta tolong ke saya.

      mungkin disitu bisa dilihat kenapanya..
      dan..
      mungkin karena di amrik sono ga seheboh disini dimana kata “autis” sampe bisa jadi kata2 nyela org yg kelamaan dikamar mandi dan yg bilang gitu anak sd (asli kejadian waktu gue ngantri pipis di spbu daerah parung) n waktu ditanya autis itu apa jawabnya “itu, orang goblok yg ditreakin diem aja”.

      Atau mungkin, orang amrik tdk se”ignorance” orang Indo yah yg kalo ga dibikin heboh ga akan ngerti…

      ps: gue ga tau hari autis kapan, minggu ini long weekend aja gue kaga tau kalo ga dibilang boss jumat kmaren.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *