Stop Pakai Handphone di SPBU

September 24, 2010

Pasti pernah liat tanda Handphone dicoret setiap kita mau isi bahan bakar di SPBU kan. mau tau kenapa???

Sebenarnya pengen bikin postingan begini dari kapan tau, cuma gara2 males nyari bahan/datanya yang ada ga jadi2…
Nah.. ndilalah tadi liat ada hot thread di kaskus yg ngebahas beginian jadilah gue bikin dgn aga2 copas yang… yah ditambah toal toel dikit….

Jadi gini… ternyata HP itu selain mengeluarkan frekwensi tinggi, juga mengeluarkan bunga api (meskipun kecil sekali, cuman seukuran 1 mikron. 1 mikron = 1/100 mm). Percikan api ini timbul di sekitaran antena koil, akibat beda potensial tegangan yg cukup tinggi.

Juga lampu LED (Light Emitting Diode) yg juga mengeluarkan cahaya. LED yg dipakai pada HP berbeda dg LED yg dijual di pasaran elektronika. LED pada HP ternyata ‘telanjang’ (langsung terlihat filamen diodanya kontak dengan udara bebas) beda dg LED toko yg diberi selubung tabung dari plastik sehingga filamennya terlindung.
Pada saat led menyala, maka akan timbul pijar. Nah pijar dan percikan api dari koil tadi yg kadang2 bikin orang jadi berpikir paranoid meledak.
Percikan api dan LED tersebut sebenarnya tidak cukup untuk menyulut uap bensin (benzena C4H8O12) di udara terbuka. tapi Lain cerita jika udara yg ada sudah cukup jenuh sekali dengan uap bensin tersebut.
Jika cukup jenuh, maka uap bensin tersebut akan dapat terbakar oleh percikan yg cukup kecil tersebut. Efeknya ya ledakan (DUARRRRR).
Jadi tidak ada salahnya kita tidak menggunakan HP saat pengisian bahan bakar.

contohnya kaya di video di youtube ini nih…
Pegawai SPBU SHELL yang lagi mau ngecek isi tangki, karena gelap trus dia make lampu flash dari Handphone dan hasilnya….

Kejadian ini sama saja dengan tabung gas yang bocor di dalam rumah. Gas elpiji yg bocor akan menempati bagian bawah rumah (lebih berat dari udara). Tapi gas elpiji merupakan tingkatan lebih tinggi dari bensin (lebih mudah terbakar atau dengan kata lain oktannya tinggi). Nah, kalau ada gas elpiji bocor dalam rumah, berarti udara dalam rumah akan jenuh dengan gas elpiji. Maka kita dilarang keras untuk menyalakan lampu listrik. Sebenarnya bukan lampunya yg bikin terbakar, tetapi percikan bunga api di saklar lampu pada saat kita menyalakan lampu tersebut. Sering terjadi khan kalau kita menyalakan lampu (apalagi yg wattnya tinggi), di saklarnya sering muncul bunga api mercik?

Untuk lebih mudahnya anda bisa melakukan percobaan sebagai berikut :
-tutup pintu, jendela, dan lubang-2 rumah anda serapat-rapatnya,
-buka maksimal katup gas pada kompor gas anda,
-tunggu kira-kira 15-30 menit,
-silakan telpon rumah anda……. DUAAAARRR !!!
dijamin rumah anda akan hancur berkeping-2 karena percikan bunga api dari ringer telepon anda menyambar gas yg sudah memenuhi rumah.
*Penulis tidak bertanggung jawab atas kerusakan, kerugian, masalah atau apapun juga bila anda melakukan percobaan diatas.

Tapi…. tapi… itu kan kalo pake flash Handphone… bukan nelpon…
Eits.. tunggu dulu…
Pancaran radiasi yang dikeluarkan telepon genggam pun dapat mengakibatkan kebakaran…
ini contohnya…

Kalau dengan bensin sedikit dan alumunium foil yg segitu aja bisa terlihat kobaran apinya seperti apa, coba bayangkan dengan bensin yg ada di SPBU dan seluruh alumunium, besi dan apa kek yg ada… wew… ga kebayang deh…

Masih ga percaya?
Saya sih bilangnya kepada diri masing2 saja yah, soal keselamatan itu tergantung dari kewaspadaan dan kesadaran masing2.
Mau ikutin larangan ya sukur, mau ikutin pepatah kalau “larangan itu ada untuk dilanggar” ya tinggal terima hasilnya sendiri…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *