Transfusi Darah

*dedicated for @Blood4LifeID

Apa saja sih yang kita perlu ketahui tentang Transfusi Darah? Mungkin beberapa keterangan dibawah ini bisa sedikit memperjelas…

1. Informasi terpenting dlm proses transfusi darah adalah gol. darah pendonor & penerima (resipien).

2. Adapun gol. darah yg paling umum dipakai adalah gol. darah ABO & Rhesus.

3. Untuk gol. darah ABO terbagi menjadi A, B, AB, & O sedangkan untuk Rhesus terbagi menjadi Rhesus positif & Rhesus negatif. Sehingga kombinasi yg tercipta adalah A+, A-, B+, B-, AB+, AB-, O+, & O-.

4. Menyangkut transfusi darah maka selain transfusi antar gol. darah yg sama, sebenarnya ada yang disebut gol. darah donor universal yaitu O- karena tidak memiliki antigen apapun & gol. darah resipien universal yaitu AB+.

5.Jika terjadi inkompatibilitas gol. darah saat transfusi maka dpt mengakibatkan :
– penggumpalan sel darah merah yg kemudian dpt menyumbat pembuluh darah. FATAL!
– sel darah merah yg menggumpal dpt pecah & Hb yg terkandung di dalamnya akan ikut keluar & bersifat toksik. FATAL!

6. Transfusi darah sekarang bisa berapa komponen saja seperti sel darah merah, sel darah putih, faktor pembeku, trombosit, & plasma.

7. Transfusi darah dihubungkan dgn bbrp komplikasi yg secara garis besar terbagi atas komplikasi imunologis & infeksi.

8. Komplikasi imunologis termasuk:
– Reaksi hemolitik akut (0,016%) akibat destruksi sel darah merah donor oleh sel darah resipien.
– Reaksi hemolitik tertunda (0,025%) dengan penyebab & gejala yg sama dengan reaksi akut hanya lebih ringan.
– Reaksi nonhemolitik disertai demam (7%) diakibatkan adanya antibodi resipien terhadap sel darah putih donor.
– Reaksi alergi diakbatkan resipien telah memiliki antibodi terhadap zat-zat kimia tertentu pada darah donor.
– Purpura pasca transfusi adalah komplikasi yg sangat jarang.

9. Komplikasi infeksi:
– Kontaminasi bakteri.
– Infeksi HIV jika donor dlm window period (donor telah terinfeksi tetapi belum memproduksi antibodi).
– Infeksi hepatitis C.
– Infeksi lain spt hepatitis A, sifilis, sitomegalovirus (pada donor yg lemah imunitasnya).

10.Kondisi yg membutuhkan transfusi darah: Perdarahan hebat,anemia, kekurangan trombosit.

Apakah seseorg yg sdg menggunakan obat2an #PSIKOAKTIF boleh #dondar?
1. Apa saja jenis zat #PSIKOAKTIF itu? a. NAPZA, b. zat depresan, c. opiat (opioid), d. stimulan, e. obat halusinogen, f. inhalasia
2. #PSIKOAKTIF bekerja pd susunan saraf pusat, bkn di darah, darah adlh media pengangkut obat2an tsb ke susunan saraf pusat.
3. Apabila kbthn di susunan saraf pusat sdh terpenuhi maka kelebihan zat tsb dalam darah akan dibuang melalui urin. #PSIKOAKTIF
4. BOLEH #dondar dgn indikasi medis & menunggu bbrp jam s/d obat2antsb dikeluarkan dr darah (8-12 jam). #PSIKOAKTIF
5. Dgn catatan bukan pengguna aktif atau penderita kecanduan. #PSIKOAKTIF

Nah..
Mungkin ada diantara teman² yg pernah mau mendonorkan darahnya tapi dibilang darahnya terlalu kental. lho, kok darah bisa kental? apa krn sebelumnya kebanyakan makan cireng (aci/kanji digoreng) di abang² trus jadi kental darahnya? bukaaaaannnnn…
ini nih maksudnya…

1. Darah terlalu kental sering disebut dengan nama ‘Polisitemia’. Ini disebabkan oleh jumlah sel darah merah atau eritrosit yang berlebihan.
Maksudnya, kelebihan eritrosit dapat dilihat dari kadar Hemoglobin (Hb) yang normalnya berkisar antara 11-12 g/dL (P), dan 12-16 g/dL (L).

2. Ada 2 jenis polisitemia, yaitu polisitemia primer (vera) yang disebabkan oleh faktor genetik atau turunan. Yang kedua, polisitemia sekunder, biasanya disebabkan oleh penyakit seperti jantung atau paru-paru.

3. Penderita polisitemia memiliki resiko yang lebih besar untuk mengalami penyumbatan pembuluh darah hingga stroke. Tidak hanya untuk penderita, namun ketika darah kental tersebut didonorkan, maka resiko yang sama dapat dialami oleh penerima darah. Itulah alasan, mengapa penderita polisitemia tidak dapat melakukan donor.

Bagaimana mengatasinya?
– Pertama, dengan proses phlebotomy, mengambil dan membuang (bukan didonorkan) sebagian darah agar lebih encer.
– kedua menekan produksi eritrosit dengan ‘hidroksi urea’
– ketiga menggunakan obat untuk mencegah penggumpalan darah (jenis warfarin atau aspilet).
– Keempat menjaga gaya hidup. Memang, jenis makanan juga tidak berpengaruh secara langsung terhadap kelainan ini. Akan tetapi, menjaga pola makan setidaknya mampu mengurangi resiko kita untuk mengalami darah kental, misalnya mengurangi makanan berlemak.

Eh..eh… tp kayanya belum lengkap kl blm nerangin syarat2 pendonor yah… kelupaan…
nih Syarat2 pendonornya:

1. Usia 17-60 tahun
2. Berat minimal 45 kg
3. Suhu oral tidak boleh melebihi 37,5 ?C
4. Nadi antara 48 – 100 per menit
5. Tekanan darah – di bawah kebijaksanaan petugas medis
6. Hemoglobin tidak boleh kurang dari 12,5 gr%
7. Tidur malam sebelum donor darah harus cukup minimal 5 jam.
8. Sudah sarapan / makan.
9. Persyaratan Medis

Ummm… kk.. persyaratan medisnya apa dong…
oh iya, ini persyaratan medisnya:

Para penderita penyakit di bawah ini tidak pernah dianjurkan untuk mendonor :
– Penyakit paru aktif
– Serangan demam rematik
– Penyakit kardiovaskular
– Penyakit ginjal
– Reaksi alergi yang sedang kambuh
– Kanker
– Filiariasis (penyakit kaki gajah)
– HIV/AIDS
– Diabetes bawah oral hipoglikemik insulin dan obat-obatan
– Asma dalam waktu dua bulan terakhir serangan
– Sawan, epilepsi atau penyakit mental lainnya
– Eksim, dermatitis kronis atau rutin dan kambuh
– Ulkus/tukak lambung akut dalam dua tahun terakhir
– Penyakit kulit kronis
– Sifilis & penyakit menular seksual lainnya
– Hepatitis B, Ikterus (sakit kuning)
– Malaria – orang yang telah malaria tiga tahun lalu, tetapi tanpa kekambuhan bisa mendonorkan darah

Juga dengan kondisi-kondisi medis di bawah ini :

– Penerima transfusi darah atau plasma yang telah menerima transfusi darah dalam enam bulan terakhir tidak dapat memberikan darah
– Orang yang memiliki penyakit serius dalam tiga bulan terakhir
– Pekerjaan yang berbahaya – orang yang mengoperasikan alat berat seperti mesin berat, derek, bus, kereta api atau terlibat dalam pekerjaan yang sama, berbahaya bagi diri mereka sendiri dapat memberikan darah, tetapi seharusnya tidak melanjutkan pekerjaan mereka selama paling sedikit lima jam setelah donasi
– Obat-obatan & Alkohol – di bawah kebijaksanaan petugas medis
– Jarak penyumbangan darah : 2,5 – 3 bulan ( maksimal 5 kali /tahun )
– Dapat donor : 12 bulan setelah mendapat vaksinasi Rabies dan Hepatitis B, 4 minggu setelah imunisasi Rubella, 2 minggu setelah Immmunisasi polio, Varisella, MUMPS, Yellow fever.
– Dapat donor : 3 hari setelah minum obat mengandung aspirin, 12 bulan setelah pengobatan siphylis, GO
– Dapat donor 3 hari setelah pencabutan gigi, 6 bulan setelah operasi kecil, 12 bulan setelah operasi besar.
– Dapat donor 12 bulan setelah di tatto, ditindik, di tusuk jarum.
– Kulit lengan donor didaerah tempat penyadapan harus sehat tanpa kelainan

Jadi udah kebayang kan kapan mau donor darahnya…
Tapi tapi tapi…. udah tau belom apa yg harus kita persiapkan kalau mau donor darah?
Apa saja yg perlu disiapkan selama #dondar?
1.Kenakan pakaian dengan lengan yg dpt dinaikkan ke atas siku.
2.Biarkan petugas donor drh lengan mana yg disukai u/ diambil drhnya.
3.Tenang, dengarkan musik, berbicara dengan donor lain atau membaca .
4.Luangkan waktu u/ menikmati makanan ringan & minuman di area minuman segera setlh donor selesai.
Lantas, stlh melakukan #dondar kita harus ngapain agar stamina cpt pulih ya?
a)Minum banyak cairan selama 24-48 jam berikutnya u/ mengisi setiap cairan yg terambil.
b)hindari aktivitas fisik berat atau angkat berat selama sekitar lima jam setlh donasi.
c)Jika kepala terasa ringan, berbaringlah dengan kaki ditinggikan sampai perasaan itu hilang.
d)Jika pendrhan terjadi setlh perban dilepas, tekan titik bekas jarum & angkatlah tangan selama 3-5 menit. Jika perdrhan atau memar terjadi di bawah kulit, lakukan kompres dingin ke daerah tersebut scr berkala selama 24 jam pertama
e)Nikmati perasaan baik yg muncul karena mengetahui bahwa Anda mungkin tlh menyelamatkan tiga nyawa.

Terus kalo mo donor dimana kakak???

Tempat Pengambilan Darah
(Khusus wilayah Provinsi DKI Jakarta)
 
UNIT TRANSFUSI DARAH DAERAH PMI DKI JAKARTA
Jl Kramat Raya No 46, Jakarta Pusat.
Telp. 021-327711, 021-3906666, 021-3909259
Buka 24 Jam
 
BANK DARAH PMI di RS HUSADA
Jl Mangga Besar 137/139 Jakarta Pusat,
Telp. 021-6260108
 
BANK DARAH PMI di RS SUMBER WARAS
Jl Kyai Tapa, Grogol. Jakarta Barat
Telp. 021-5682011
 
BANK DARAH PMI di RS PERSAHABATAN
Jl Persahabatan, Jakarta Timur
Telp. 021-4891708, 021-4711219
 
BANK DARAH PMI di RS KOJA
Jl Deli No 4, Tanjung Priok, Jakarta Utara
Telp. 021-4352401, 021-496132, 021-498478
 
BANK DARAH PMI di RS FATMAWATI
Jl Raya Fatmawati, Jakarta Selatan
Telp. 021-7501524
 
 
Daftar Nomor Telepon Unit Transfusi Darah
Palang Merah Indonesia Cabang:
 
Banda Aceh:
1. Kodya Banda Aceh : 0651-231/332281
2. Kabupaten Aceh Utara : 0645-740202
3. Kabupaten Aceh Timur/Langsa : 0641-22051
 
Sumatera Utara:
1. Kodya Medan: : 061-6621918
2. Kabupaten Simalungun/P Siantar: 0622-21856
3. Kabupaten Tap Sel/P Sidempuan : 0634-23845
4. Kodya Asahan/Tj Balai : 0623-92033
5. Kodya Tebing Tinggi : 0621-22084
6. Kabupaten Deli Sedang : 061-7953820
 
Sumatera Barat:
1. Kodya Padang : 0751-31795
2. Kodya Bukit Tinggi : 0752-31605
 
Riau
1. Kodya Pakan Baru : 0761-23126
2. Kepulauan Riau/Tj Pinang : 0771-22734
3. Kotif Batam Sekupang : 0778-450626
 
Sumatera Selatan
1. Kodya Palembang : 0711-356282
2. Kodya Pangkal Pinang : 0717-432467
3. Kabupaten Belitung/Tj Pandan : 0719-21585
4. Kabupaten Lahat : 0731-21798
5. Kabupaten Ogan Komering Ulu : 0735-20298
 
Jambi
1. Kodya Jambi : 0741-61827
 
Bengkulu
1. Kodya Bengkulu : 0736-27018
 
Lampung
1. Kodya Bandar Lampung : 0721-702147
2. Kabupaten Lampung Utara/
Kota Bumi : 0724-22095
 
DKI Jakarta
1. UTDD PMI DKI Jakarta : 021-3906666
 
Jawa Barat
1. Kodya Bandung : 022-4208677
2. Kabupaten Bandung/Soreang : 022-5950035
3. Kabupaten Serang : 0254-200724
4. Kabupaten Tangerang : 021-5523582
5. Kota Bogor : 0251-342864
6. Kabupaten Bogor : 0251-29491
7. Kodya Sukabumi : 0266-225180
8. Kabupaten Sukabumi : 0266-225343
9. Kabupaten Garut : 0262-233672
10. Kab Tasimalaya : 0265-331325
11. Kabupaten Karawang : 0267-405190
12. Kodya Cirebon : 0231-201003
13. Kabupaten Cirebon : 0231-207587
14. Kabupaten Purwakarta : 0264-200100
15. Kabupaten Bekasi : 021-8855713
16. Kabupaten Cianjur : 0263-265167
17. Kabupaten Subang : 0264-91423
18. Kabupaten Lebak Rangkasbitung: 0252-21087
19. Kabupaten Majalengka : 0233-22048
20. Kabupaten Ciamis : 0265-771405
21. Kabupaten Sumedang : 0261-81623
22. Kabupaten Indramayu : 0234-272324
23. Kabupaten Kuningan : 0232-81505
 

Thx to
* @Blood4lifID
* @rhesusnegatifID

Leave a Reply

%d bloggers like this: