Salah Kaprah Tentang Belajar Piano Ep.2

May 11, 2014

Halo lagi semuanya, kali ini saya ingin membuat lanjutan artikel seputar salah kaprah belajar piano. Dulu saya pernah membahas tentang ini, artikelnya disini

Dengan berat hati bercampur bingung sebenarnya, apakah post ini pantas saya tulis? Karena tidak ada manual book mengenai hal ini. Yaaaa… bisa dibilang ini curhatan seorang guru piano. Bukan seorang saja sih, banyak guru-guru lainnya juga curhat, sambil meledak-ledak, hehehe… ๐Ÿ™‚

Sepulang saya dari “arisan pianist” alias guru-guru musik, banyak sekali makna dari masing-masing cerita mereka yang saya nilai PENTING untuk para orang tua, murid dan guru-guru ketahui, terutama teman-teman seprofesi.

Begini penjelasannya…

1

Tidak terhitung jumlah murid yang saya berhentikan maupun saya mundur dari mengajar mereka, karena pertama-tama mereka memang tidak minat pada piano. Mereka les karena dipaksa orang tua.

Yang kedua sering kali dalam kurun waktu 6 bulan les, murid tidak latihan dan tidak ada perkembangan. Dengan begitu saya pasti mundur.

Setiap kali ini terjadi ada 1 atau 2 teman seprofesi saya langsung minta no.tlp ex-student saya, dan beberapa kali mereka bertanya “eeh… kamu gak rugi? kehilangan pendapatan lagi dong…” Dan yang paling saya ingat sewaktu mereka bilang begini “sabar-sabarin aja, yang penting dapet duit..”.

You know what… untuk hidup saya butuh uang, tapi tidak semua bisa dibeli dengan uang.

Maksudnya…Yang saya dapat akibat dari murid tidak latihan itu; vertigo dan pusing akibat dengerin lagu soak dan sumbang. Maksain diri tetap mengajar? itu semua tidak sebanding man!

Coba ya, cari video anak-anak yang sedang belajar lagu biola atau piano di Youtube, mainnya masih salah-salah, coba anda dengarkan selama 1 jam saja, selama 6 hari dan selama 6 bulan, dengerin lagu yang sama diulang-ulang karena jarang latihan.

Ibarat dengerin someone nge-dengkur semalaman di kuping pas bangun pagi nge-denger halaman depan ada tukang bangunan lagi masang tiang pancang buat bangun gedung bertingkat hahahahaha…

Nada soaknya saja terkadang sampai kebawa mimpi.

Seriously, terserah mau dibilang saya ini idealis, atau apalah, up to you guys. Sedih kehilangan pendapatan? Iyalah… Tapi saya lebih memilih nama baik. Kebayang kalau murid saya yang jarang latihan ini main piano di suatu tempat, baik di rumah saudara atau di mall dan sebagainya. Terus dengan postur yang jelek (dikasi tahu berulang kali gak mau nurut soalnya) terus mainnya yang jarinya ngetril and ngesot (gak mau ikutin aturan jari). Terus ditanya sama someone, “kamu les sama siapa nak?” dijawab sama murid “sama kak nina”

AAaaaa tidaaakkk… maluuuuu sama hasilnyaaaa… dijamin yang nanya tadiย ogah les sama saya.

Saya percaya KARMA itu ADA. Dari dulu saya berpegang prinsip suatu saat saya akan punya anak (sekarang sudah ada 1) dan saya tentu tidak akan suka kalau guru anak saya berpura-pura berkesan anak saya ada kemajuan, padahal tidak, demi kalian yang mencari nafkah, menyambung hidup dan saya terus-terusan membayar uang les dengan hasil yang nihil.

Saya suka advice silahkan coba dengan guru lain, siapa tau, anak ibu bisa lebih cocok. Iya, mumpung umurnya masih muda, daripada buang waktu dengan saya, siapa tahu dengan guru lain anak ibu malah semakin rajin.

Seperti ke dokter saja, find 2nd opinion.

Dan untuk para murid, please… don’t waste you parent’s money. Les piano itu mahal! Harga piano itu mahal! stem mahal! beli bukunya mahal! (original ya, malu dong copian melulu) dan terlebih lagi penting adalah WAKTU yang kalian buang. Piano listrik juga mahal! rusak 1 tuts gantinya lumayan deh… belum bayar listriknya.

Udah ah, biar mama papamu saja yang nasehatin bagian ituuuuuu, hehehe… ๐Ÿ™‚

2

Point Ini adalah salah satu problema yang kebanyakan dihadapi teman saya, juga saya pada beberapa murid. Masalah kecil juga lumrah. Karena yang namanya kerja, pembeli kan raja, ya kan?. ๐Ÿ™‚

Beberapa tahun terakhir ini kami mendapatkan murid / orang tua murid yang merendahkan kami. Masalah ini cukup dibahas oleh kita semua pada arisan kemarin.

Merendahkan disini dalam artian, “Kamu kan saya bayar, ya kamu nurutin permintaan saya dong” lalu keseringan dari orang tua murid memindah-mindahkan jadwal semaunya.

Anak mereka yang lupa tidak datang, atau keseringan anaknya main-main ke mall, tapi minta jadwal gantinya maksa.

Sudah disediakan hari ganti sama gurunya, eeeh malah anaknya bilang “gak jadi les miss, Alan lagi capek”. Hahaha… Ter-la-lu.. Memangnya menggeser jadwal semudah mengup**???!!!

Maaaaf sekaliiii yaaaa buuu, kita sampai telephone orang tua lainnya dan minta ijin loh untuk menggeser waktu. Jadi please… Jangan sembarangan dengan bolos membolos.

Providing a make up class ย is not easy as it looks. Karena tenaga pengajarnya hanya satu. Ini berlaku di semuaย tempat-tempat les.

Pengalaman saya pribadi yang paling risih adalah sewaktu punya murid yang ibunya ikut ngatur materi pembelajaran. Sewaktu mau kasih teori ke anaknya, si ibu malah bilang “kayaknya ini gak perlu deh, lebih baik … … …(ngatur)” Dan begitu anaknya ditanya beberapa hal mengenai teori piano, seperti.. “jenis not ini namanya apa?” tidak bisa jawab. Segitu kata mamanya tidakย perlu. *fiuuh…

Sewaktu mau saya kasih teknik and finger drill, ibunya ngatur lagi “kayaknya lebih baik main lagu aja deh, 1 lagu sejam juga gak papa, sampai menguasai betul-betul..” Aduh..

Waktu itu, Ibu murid saya yang satu ini minta les 3x seminggu dengan syarat ngikutin cara ibunya. Hahaha…

Helooo, anak ibu gak pernah latihan, terlebih lagi malas baca, dan gurunya harus mengasuhย anak ibu seperti baby sitter nemenin belajar merangkak. Harus dipantengin, di-eja-in semua notnya, kalau saya tidak ada, anak ibu gak bisa mainin lagunya.

INI METODE PEMBELAJARAN YANG SALAH!

Udah segitu mau ikut kompetisi piano dan kalau gak menang nyalah-nyalahin juri. Gubrak!

Be realistic please!

Les 1 jam, minimal 1x seminggu itu adalah mengecek hasil latihan anak ibu selama, tidak ada gurunya. Jadi kalau lesnya hari Senin, yang di examine pada waktu les adalah hasil anak ibu latihan dari hari Selasa sampai dengan Minggu.

Jadi kalau dikasih PR atau lagu baru, BUKAN berarti nunggu minggu depan tatap muka, terus ditemenin gurunya latihan. Kalau begini sistemnya, yang RUGI itu ibu sendiri loh. Berarti progressnya menjadi lamaaaaaa. Dan karena berlama-lama, ibu pun bayar lesnya lamaaaaa dan akhirnya jadi MAHAL.

Be wise please!

3

Problema terakhir yaitu seputar pembayaran uang les. *nyengir lebarrrr… Bahasannya sedikit rada-rada memanas, saudara-saudara…

Maaf ya bu/pak.. Sekali lagi maaf ya pak/bu… Saya hanya ingin mengingatkan agar hubungan mutualisme antara guru dan orang tua murid terjalin dengan baik.

Beberapa orang tua yang berlebihan hartanya, sering kali ke luar negri, bahkan 3 bulan sekali, tapi suka lupa atau bahkan tidak bayar uang les.

Eng… Ing… Eng… (apa coba…)

Kalau pengalaman saya, bahkan ada yang sampai pura-pura amnesia, hahaha… Waktu itu pada tahun 2010 dekat dengan waktu saya mau menikah, kehilangan jutaan (cobaan yeee? nasib dah ah) lalu baru dibayar tahun 2011, mendadak ingat, dekat waktu lahiran (rejeki anak kah?). hihihi…

Bayangkan kalau 1 anak les sebulan 500ribu di X kan 3 bulan, nah ini kakak adik yang les, jadi 1 rumah ngajar 3 murid. Kalau tidak dapat bayaran selama 3 bulan lumayan banget kan ya? ini catatan record terlama dan terbesar kerugiannya dibandingkan teman-teman saya yang lainnya loh.

Begini ya… anda pernah kalkulasi biaya les piano anak anda?

Mari samakan biaya les perbulan dengan sekolah musik di Indonesia yang katanya tersohor itu. Iya, samakan saja dengan les di YAMAHA/YMI, les piano privat perbulan di X setahun. Di X lagi selama 8 tahun hingga lulus, dengan catatan kenaikan bebrapa persen setiap naik tingkat/tahun. Tambah uang buku, tambah uang ujian (lumayan mahal), tambah transportasi. Kira-kira berapa ya?

Uang yang anda keluarkan lumayan besar ya?

Btw, Kami juga melewati itu semua loh. Dan beberapa diantara kami punya double degree bahkan triple degree. Ada yang lulusan YMI juga lulusan YPM juga lulusan ABRSM (kurikulum London). Les ABRSM biayanya lebih mahal dari YMI loh.

Berarti orang tua kami bukan orang yang berkekurangan kan?

Beberapa dari kami sudah ada yang pernah keliling Eropa, dan ada yang punya 2nd / 3rd income, bukan hanya dari ngajar piano. Kami juga pernah ikut competisi piano di Luar negri atau ikutan nge-rame-ramein pembukaan new music hall atas biaya pribadi (bukan Singapore ya, ke situ mah murah).

Mungkin banyak guru-guru musik menjadikan pekerjaan mengajar sebagai income utama, tapi kami, mengajar piano hanya sebagai Hobby. Mengajar disini karena kita senang dan enjoy. Ya, itulah hobby.

TAPI tetap bu, yang namanya kita kerja, banting tulang, kita berharap mendapatkan BAYARAN kalau bisa TEPAT WAKTU.

Ternyata… Bukan cuma pas kerja jadi Arsitek di kontraktor, client kabur gak bayar. Dunia pendidikan yang bunyinya hobby tetap ada juga yang seperti begini.

Iya, saya lulusan Arsitektur di salah satu Universitas swasta ternama dan pernah kerja di Kontraktor ternama juga, di bawah arahan salah satu Arsitek hebat Atelier. Tapi saya mengajar piano dari tahun 1998. Sejak SMA jadi asisten guru di YMI pusat Gatot Subroto. Panjaaaang cerita, saya lebih memilih ngajar ke rumah-rumah dan exist di dunia per-musikan terutama Piano Classic. Kalau dulu saya ngajar dari jaksel sampai jakbar dan bahkan sampai jakpus dan jakut. Sekarang sejak menikah, saya hanya mengajar di sekitar Jaksel, itu pun sekitar Bintaro – BSD – PI.

Kembali ke topik pembicaraan lagi ya…

Karena sifat pekerjaan kami ini “Hobby yang menghasilkan” Kami bekerja tidak ngoyo dalam mencari uang. Tidak tahu dengan guru-guru piano lainnya, tapi saya dan teman-teman menggunakan tarif les dengan harga standard. Kita ikuti harga les perbulan di YMI + ongkos transportasi/tol (jika privat ke rumah murid).

Lokasi / jarak ke rumah ikut menentukan tarif les. Ini di karenakan harga bensin per-liter nya sudah berkali-kali naik, dan terus akan naik lagi, sama halnya dengan tarif tol.

Jadi tarif les piano saya dari tahun 2004 hingga kini tidak pernah berubah, yang berubah hanya tarif transportasinya.

Maka dari itu jangan-lah tawar-menawar tarif kita bagai kacang goreng bu. Karena setiap orang kerja pasti MAU UNTUNG, bukan buntung, walau hanya sekedar hobby.

Les privat ke rumah pasti tarifnya relatif lebih mahal daripada ibu/bapak datang ketempat les. Jika gurunya naik motor biasanya tarif nya tidak begitu jauh dengan standard yang saya jelaskan diatas. Tapi kalau gurunya bawa mobil seperti saya, tarifnya lebih tinggi.

Mahal atau murah? relatif.

Kita juga menjual buku musik tidak menaikkan harga. Tidak tahu dengan teman saya yang lainnya ya, tapi saya tidak cari untung dari harga buku yang saya jual ke murid. Buku musik original yang saya beli, semua dari Lamusique indonesia. Importir buku-buku musik terpercaya, dan harganya jauh lebih murah dari tempat-tempat les terkenal (tidak usah disebut ya).

Maksud post ini hanya untuk mengingatkan agar hubungan guru dan orang tua bisa lebih baik. Kita juga bukan gila hormat, yang ingin di elu-elukan namanya sebagai seorang guru. Walau murid menyediakan minum air putih sewaktu mengajar kami sudah sangat berterima kasih.

Kita bukan magician yang bisa menyulap anak anda menjadi seorang pianist handal atau memberi keajaiban jadikan anak anda seorang pianist hebat dengan instan, SEMUA PERLU LATIHAN. Practice makes perfect.ย .

Kami juga pasti ada salahnya, salah kaprah tentang BELAJAR Piano? atau salah kaprah MENGAJAR piano?

MAAF jika isi post ini kurang berkenan di hati, karena saya tidak bermaksud.

Salam untuk semua para pengajar musik diluar sana, dan untuk para orang tua jangan ragu untuk ngobrol-ngobrol dengan saya, silahkan tanya.

Buat para murid, udah jangan kelamaan nangkringย di depan computer dan maenan ipad/tablet, sana latihan!

 Comments: 57

  1. eddy

    Hi Trisna,

    Mau tanya, apakah tanjung barat/simatupang masuk area yang bisa untuk anak saya (6th) ikut private sama trisna?
    Kind regards,
    Eddy

    • trisna

      salam pak eddy… masih masuk wilayah saya untuk ngajar pak, tapi sementara ini jadwalnya yang masih full buat anak-anak… karena pasti pulang sekolah sekitar jam 3an ya… ๐Ÿ™‚

      • Iqbal

        Saya umur 22 tahun. Ingin menjadi pemain piano classic. Kenapa baru sekarang? Orang tua saya tidak pernah mengizinkan saya bermain instruments musik. Tolong e-mail saya di iqbal_karmawan@yahoo.com

  2. celsi

    Hi Trisna ,

    Please PM ya untuk ketentuan les privat , thank you.

  3. sisie

    Hi Mba Trisna.. boleh saya minta contact nya yg bisa dihubungi. Saya tinggal di daerah bintaro, dan anak saya tertarik untuk les piano private. Thanks.

  4. sita

    waah pas bgt mbaa lg search ttg les piano…anakku baru 4 thn,semangat bgt pingin les piano.aku ga punya piano,dan ga akan beli sampai yakin dia mmg minat,bukan pingin smbil lalu,hehe..jd dia skrg main pianonya mainan anak2 itu lho mba,hehe

    mnrt mba trisna,untuk tau minatnya dia,apa sudah bs kursus private mba?ato better coba yg di yamaha yg kyk music course gt,jd mmg msh pengenalan?

    oiya,rmhku bintaro.jd klo aku kursus k tmptmu mgkn ga mslh,hehe.

    mohon bantuannya ya mba trisna..thanks

    • trisna

      untuk mengetahui minat atau tidak sebenarnya memang harus dicoba bu sita… anaknya ikut les.

      Tapi memang kalau anak dibawah umur 6 tahun saya suka sarankan ikut kelas grup… induction group atau introduction di YAMAHA ada. Selain dia fun banyak temannya juga bisa menimbulkan rasa persaingan. lagi pula kalau masih piyik sepertinya kasihan kalau dikasih privat ya. Terkecuali… memang anaknya sudah fokus di piano, sudah jelas terlihat minatnya dimana, dikasih privat di rumah silahkan saja karena hasilnya juga beda nantinya. bisa lebih maksimal.

      jawaban detail saya kirim via email ke bu sita ya…
      salam

      • hendri

        malam bu trisna bisa minta no hpnya.tq

  5. nastha

    boleh minta no hp atau email nya? makasih ๐Ÿ™‚

  6. Deon

    Mba Trisna,
    Mohon kirim nomor contact via email ya.
    Thanks

  7. Halo mbak Trisna…
    Kejadian yang mbak Trisna sebagai guru les piano ngga jauh beda dengan apa yg saya rasakan, hehehe…

  8. Wanda

    Hi Trisna,

    Aku bisa contact kemana for more detail?

    Thanks,
    Wanda

  9. Maria Theressa

    Hi Mbak Trisna,

    saya mau tanya tentang les piano. Apakah saya bisa tau email, Mbak?
    Soalnya kondisi saya rada “special” nih, hehe. Gak nyaman kalo saya share di komen langsung.

  10. Nining Mama Ale

    hai mba trisna, salam kenal. saya sependapat dengan anda. ulasan anda banyak benar nya, apalagi trend memaksakan anak les piano dengan harapan biar pinter otak kanan kiri nyambung padahal si anak gak bakat, bahkan berminat pun tidak. sepertinya masih banyak yang beranggapan hanya piano saja alat musik paling cool dan elegan. hahahaha ada – ada saja…

    • trisna

      ๐Ÿ˜€ memang banyak yg beli piano hanya utk simbol kemapanan ya bu.. Pdhl ga ada yg bisa main.. Tapi rejeki buat saya sih.. Kalau ada acara sy dipanggil buat main lagu2.. ๐Ÿ˜€

  11. Shasha

    Mba Trisna, punya tmn guru les piano di banjarmasin ( Kal – Sel ) ga ?
    Soalny aq minat bgt kursus piano terutama piano pop .. Sblumnya aq prnah kursus di purwacaraka jakarta. Pengen nyari yg privat k rumah ..
    trimakasih ..

    • trisna

      kalau ada kenalan guru yg di kalsel sy kasih emailnya mba sasha ya, biar dihub..

  12. Silvi

    Hi Mba Trisna….minta no contactnya dong.trims

  13. Wati

    Ms Trisna,
    Saya ingin minta nomor contact Ms? Apakah Ms bisa private ke daerah Pluit? Thanks.

    • trisna

      Waduh maaf sekali tidak ngajar daerah sana.. kalau ada kenalan guru yg di pluit sy kasih emailnya mba wati ya, biar dihub..

  14. Lova

    Hai Ms. Trisna, salam kenal.
    Kebetulan saya dari TK sampai SMP diikutkan mama les piano klasik tapi sejak 6th yang lalu mandek karena merantau di Jakarta.. Jari-jari kaku, baca partitur pun lemot banget.
    Saya senang main piano klasik, tapi dg usia sekarang rasanya lebih pengen belajar Pop saja.
    Apa ms Trisna hanya mengajar piano klasik? Kalau ms juga mengajar Piano pop, apa saya boleh minta kontaknya? Kebetulan saya di Bintaro Sektor 3A.
    Salam,

    • trisna

      Maaf ya baru dijawab via email pagi ini ๐Ÿ˜€

      Saya ngajar pop sing juga lova.. Not only classic.. Muridku banyak jg yg pop nowadays..

      Jaman skrg sdh berubah sih ya.. Malah kebanyakan muridku seneng belajar re-arrange lagu atau bikin cover dari genre edm ke piano.. Nanti ditulis ke partitur.. And then di upload ke media online.. Seperti hugo kurt schneider yg suka buat cover artist2 terkenal..
      Keren dech..

  15. adila

    miss trisna dulu aku les piano klasik di petrof piano house lumayan bisa baca not balok sih. terus sekian lama sibuk kuliah dan jarang main lagi sekarang minat belajar piano pop. Tapi gimana ya cara ngelatih feeling biar terbiasa mendengarkan lagu terus nemu gitu mainnya? ada rekomendasi guru piano pop di daerah bekasi timur ga miss?

    Thx before miss..

    • trisna

      kalau trik nemuin lagu, ya kita harus lakukan di depan piano ya, harus bener2 praktek dengan guru…
      nah kalau guru daerah bekasi aku gak ada adila…
      sorry ya, teman2 ku malah kebanyakan setelah melahirkan jadi ibu rumah tangga,,,
      tapi kalau aku kenal guru daerah sana, emailmu aku kasihkan ke dia ya.. ๐Ÿ˜€

  16. edo

    Kak kalo mundur buat ngajar karena murid tidak latihan itu biasanya setelah 6 bulan ngajar ka?alasannya kenapa? Saya ada murid ini bulan ke3 mereka (karena ngajar kaka adik) tpi saya dah mau mundur kak, karena selain ga dilatih sama sekali mereka attitudenya saya ga suka ka, saya baru dalam dunia ngajar, minta sarannya dong ka saya harus gmna, kalo memang mau mundur nginformasiin ke ortunya enaknya gmna ya, karena ya ortunya baik sebenrnya ka, saya ga pengen jadi kurang sopan atau gmna ngomongnya

    • trisna

      ๐Ÿ˜€
      welcome to the real world edo..
      memang yang namanya kerja itu gak ada yang mudah ya.. capek… perasaan, fisik.. tapi kalau berhubungan dengan ngajar musik capek otak ya… kalo denger lagu soak lama-lama otak bisa keram alias keriting.. lol…

      Edo bilang baru dalam dunia ngajar ya.. bisa diukur gak, “tidak sanggupnya” edo mengajar kaka adik tsb adalah… apakah karena edo “baru” dalam dunia mengajar sehingga ketahanan edo atau level bosannya edo sudah sampai puncak…
      ATAU
      karena memang there is no solution for the student? maksudnya edo gagal mengajar mereka, mungkin dengan guru lain bisa lebih maju progressnya…
      walaupun kita sama2 tau ya, even murid les piano dikasi guru sehebat apapun, kalau muridnya gak latihan, ya gak ada progress toh… kan practice makes perfect… ada guru hebat kalau gak latihan ya gagal kan…
      Kita sama2 tau ya…
      TAPI… di mata orang lain terutama orang tua murid… anggapannya adalah, edo sebagai guru gagal mengajar… ๐Ÿ˜€
      sad?.. yes,
      betulkah gagal? is it true? maybe yes, maybe not,
      do they appreciate your effort, most of them didn’t
      that’s the irony becoming a teacher say… that’s why… welcome to the real world ๐Ÿ˜€

    • trisna

      aku gak bilang edo gagal loh ya, tapi begitulah kita di pikiran orang tua murid, sewaktu kita mundur mengajar anaknya…

      nah kalau aku selalu set batasan 6 bulan menurutku cukup untuk memperlihatkan bahwa seorang murid benar minat atau tidak main piano. karena terlihat dari latihannya..

      kalau masalah attitude anak, edo gak suka, coba dibicarakan ke anaknya.. mungkin edo bisa baca buku psikolog anak, bagaimana cara mengutarakan supaya mereka menghargai guru, mengajari etika sedikit ke orang yang lebih tua, dll.. WALAU ITU BUKAN TUGAS KITA, tapi TUGAS EMAKNYA.. lol…
      so.. it’s not your fault edo ๐Ÿ™‚
      cheers

  17. Niar

    Hai Kak Nina… apa kabar?
    Saya mama Abraham, murid Kak Nina yang di BSD (tahun berapa ya? saya lupa)
    Ingatnya pas kak Nina cuti utk lahiran anak pertama.

    • trisna

      Halo bu niar..
      Salam hangat.. Ketemu lg di blog ya ๐Ÿ˜€
      Salam utk abraham ya bu

  18. WB

    Salam mba nina,

    ada kontak WA ? mau tau detail les nya nih mba.
    kalo berkenal send ke email ya mba.

    Thanks.

    • trisna

      Sudah sy email ya WB ๐Ÿ˜€

  19. Gunawan

    Hi, pagi mba Tris a, blh pls update sy utk nmr wa nya . Sbl sy memtskan utk daftarin 2 anak sy les piano, sy bth saran dari mba sbl sy ambil keptsan antara private ato in class. Thanks alot. Gunawan

  20. Florida

    Hi Mbak,
    Apakah anak 3,5 tahun sudah bisa les Piano, karena anaknya aktif dan emosian.
    Bulan kmaren sy beliin piano mainan tp dia senang bgt dan sll dimainkan asal2an.
    Klw ingin privat berapakah biayanya?
    Sy tinggalnya di Lenteng Agung.

    Thanks

    • trisna

      Mungkin saja bisa bu, coba saja trial dulu di yamaha kelas wonderland.. itu grup lesnya.. dan belajarnya pengenalam dunia musik ke toddler

  21. Toni

    Maaf , klo daerah jl swadarma pos pengumben jakbar, masih daerah pelayanan les private nyakah?? Untuk anak umur 6 taun, klo berkenan tolong si jawab ke email saya ya, Makasih sebelumnya

    • trisna

      Masih sih pak, cuma skrg jadwalnya lagi padet banget, dan daerah jl.swadarma kan sedang macet2nya akibat pembangunan jalur busway flyover ciledug raya.. nah waktu perjalanan dr rmh bpk ke rmh murid sy lainnya gak kekejar..

  22. icha

    hii mba, untuk saat ini saya pengen belajar piano (25th) butuh brp lama untk bisa memainkan piano dgn lancar?sya buta sama sekali, jadi kursus dari 0. pengen bisa piano krn sebuah film, dan smenjak itu jadi sering mutr youtube piano, akhirnya pengen, pengen, pengen banget bisa main piano. dan ingin anak saya (1th) familiar dengan piano.
    kira-kira piano apa ya mba yg cocok utk pemula? tipe dan brandnya dengan harga yg brshbat?
    mungkin mba ada kenalan/teman yg brdomisili d pekanbaru yg bisa mengajarkan k rmh? sejauh ini saya cari yg bisa privat,blm nemu. dan tempat kursus di sini hanya yamaha, purwacaraka. Terimakasih

    • trisna

      Mba maaf sebelumnya sy gk punya knalan yg ngajar piano di pekanbaru.. tp kalau sy dapet gurunya, sy bisa kasih email mba icha ke guru tsb..

      Utk pemula cari piano memang pasti memandang dari segi harga, karena masih worried, apa benar terpakai / tdk dan tdk mau jadinya nganggur krn gak dimainin.. naaah.. kalau sudah begini dari segi harga lebih baik mba icha survey langsung ke lokasi, pilih2 sendiri.. karena mahal itu relatif ?

      Tapiiii.. biasanya kalau memang masih ragu buat serius di piano, coba beli keyboard / piano elektrik dulu deh, yg second jg boleh, asal tangan pertama rapih orgnya..

  23. Sandro

    Hahaha mantap nih artikel sangat inspiratif mbak. Saya mau tanya mbak kalau belajar piano classic secara otodidak gimana ya caranya? Atau buku apa saja yang harus saya baca untuk bisa memperdalamnya lagi? Buku apa yang memuat cara dan tutorial belajar baca not balok dengan mudah dan menyenangkan? Trims.
    Saya suka isi artikel ini karena sependapat dengan mbak, saya juga sebenarnya seorang guru piano. Tetapi yg nonformal dan bukan income utama. Karena saya ngajar piano bagi anak2 hanya sekedar hobi saja dan sekaligus media untuk saya belajar. Jadi saya dapat ilmunya 2kali tuh. Saya dulu pernah les piano untuk kelas pianis gereja & konsep piano pengiring karena belajarnya instan, dan juga bisa sekalian otodidak. Tetapi saya suka dengan piano klasik tetapi hanya sedikit yg bisa saya mainkan. Tetapi aneh juga banyak anak-anak yang mau diajarin sama saya. Jadi modal saya ngajarin mereka adalah apa yang dulu diajarkan kepada saya ya saya teruskan lagi sama mereka. Ada yang nangkap tapi banyak juga yang gak masuk diajarin. Apalagi belajar fingering major scale yg 2oktaf, duh tuh anak2 jadi pusing duluan. Jadi pendekatannya belajar main lagu anak2 aja dulu. Tetapi banyak juga anak yang langsung suka dan minta diajarin lagu klasik. Misalnya kaya lagu fur elise (beethoven) yang sangat familiar. Nah gimana mbak boleh kasih saya masukan dan tips nya?

    • trisna

      Hai sandro..
      Sy coba jawab Pertanyaan sandro ya..

      1. kalau belajar piano classic secara otodidak gimana ya caranya?

      โ€ขโ€ข kalau otodidak itu maksudnya alami ya.. Tanpa diajarin bisa.. Tapi kalau mau belajar dengan mencari bahan sendiri.. Bisa, mungkin sengan beli buku di gramedia atau toko buku music.. Tapi kalau gak ada guru jadi gak tau salahnya dimana..

      2. buku apa saja yang harus saya baca untuk bisa memperdalamnya lagi?

      โ€ขโ€ขkalau sandro suka classic.. Kalau dari dasar sekali ambil yg preparatori atau beginner.. Biasanya kalau beli buku online ada kategorinya sih sandro..

      3. Buku apa yang memuat cara dan tutorial belajar baca not balok dengan mudah dan menyenangkan?

      โ€ขโ€ข yg pasti sih bukan e-book atau utub ya sandro.. Nyenengin tapi gak karuan realitanya dan praktiknya.. Harus didampingin guru.. Moga2 sandro dpt guru yg funky jd ngajarinnya enak.. Semua buku bisa jadi fun kalau waktu ngajarinnya tepat dan sesuai kemampuan muridnya..

      Semoga membantu sandro..
      Dan semangat terus ya..

  24. fenny Andeisa

    malam bu trisna bisa minta no hpnya , thanks

    • trisna

      Sudah dojawab via email ya mba ๐Ÿ™‚

  25. Fajar

    Saya 25 tahun dan ingin belajar piano karena nonton anime Shigatsu wa kimi no uso mbak haha. Maaf mau tanya mbak apakah di umur saya ini msh bisa lancar dan cepat belajar piano ya (klasik/pop)? Karena saya gk pernah les piano. Saya ingin belajar piano dari nol mbak baik teori maupun prakteknya , tp mngkin karena kendala keuangan jd blm bisa ikut les2 piano seperti itu. Saya pengen belajar piano secara otodidak mbak. Apakah ada rekomendasi dari Mbak Trisna buku/bacaan biar saya bisa belajar piano dengan baik dan sistematik dari awal/basic gt mbak?? Terima Kasih Mbak Trisna.

    • trisna

      Kalau buku beginner bisa beli di buku musik / gramedia.. ada yg mengajarkan tahap2nya.. tapi tetep perlu guru ya, supaya ada yg mengkoreksi.. ๐Ÿ™‚

      Kalau masalah umur, itu bukan alasan menurutku.. belajar tidak ada batasan umur.. dan murid2 sy yg berumur banyak loh, dari sama sekali yg ga bisa main sampai jago main lagu sambil nyanyi.. diantaranya berumur 69thn ๐Ÿ™‚

      • Fajar

        Makasih mbak sudah direply
        Kemaren saya sudah ke gramedia tp blm ada buku yg cocok n detail tntang blajar piano, mungkin ada rekomendasi dari mbak trisna??
        Saya minta no mbak trisna boleh? Saya mau minta mbak trisna jd mentor saya lwat online jg gpp. Soalnya saya pngen belajar piano dari basic dan saya tidak tahu harus mulai dari mana mbak, jd mngkin bisa sharing2 sama mbak trisna. Saya kemarin2 baca2 online tentang kurikulum sekolah musik piano ternyata ada grade2nya ya mbak?
        Jadi mungkin mbak trisna jd bantu saya mengarahkan apa2 saja yg harus saya pelajari dari awal tentang piano. Saya tahu kesibukan mbak trisna, tapi tetap berharap mbak trisna mau jadi mentor saya walaupun lewat online mbak.
        Terima kasih mbak trisna

  26. Ebi

    Saya sdh lama sgt tertarik dengan piano klasik dan sy blm pernah bermain alat musik sm skali. Sy ingin bertanya apakah mungkin jika sy tdk mempunyai piano di rumah tapi sy ingin dapat bermain musik klasik hanya dengan bermodalkan les? boleh sy minta price list dan ketentuan jika les pada Anda? mohon pencerahannya, terima kasih.

  27. Jo

    Hallo kak Trisna..
    Aku umurnya 19tahun, udah dari lama emang mikir sptnya tertarik sama musik, mau bisa main musik. Dulu juga mau les gtu takutnya tuh aku cuman “penasaran” biasa bukan minat jadi takut ngabisin uang mama, alhasil smp skrg ga pernah jadi2 les. Tapi akhir2 ini aku tbtb tertarik lg, terutama di piano sama drum sih.. Piano jg kmrn aku coba cover lagu walaupun cmn 20detik, itupun modal inget tuts yg mana yg harus dipencet dgn teman yg jago piano sbg role modelnya. Aku masih bingung mau piano apa drum soalnya kayaknya 2 2 nya asik aja gitu, tp selalu ke impressed sama org yg cakap main piano.. Nah, aku mau tanya kalo misalnya aku diajarin main piano sama kak Trisna boleh? aku harus dtg kemana kak? Soalnya aku lg kuliah merantau jadi akunya ngekos, aku di Bintaro. Kalo aku yg nemuin Kak Trisna untuk nyoba belajar piano (dgn fee), dimana kak? dan apa kak Trisna kirakira bisa sabar untuk ngajarin aku yg sbnrnya gatau juga beneran “minat” atau cuman sekedar suka&penasaran ini? Tolong dibalas ya kak, dan maaf kepanjangan. Trims.

    • trisna

      Mau les piano? Hayuuu.. Kalau mau kelihatan minat atau gak harus dicoba dulu.. Min 6 bln.. Biasanya setelah 6 bln kelihatan.. Memang iseng pengen ikut2an main atau emang bener2 pengen bisa.. Bahkan.. Nanyi bisa nyadar passionate atau tdk di piano..

      Aku jg di bintaro jg.. Di sektor 1 deket kolam renang dan tempat fitness new body..

      Aku jawab via email ya jo

  28. Carolina

    Haloo mbak Trisna
    Senang sekali bisa menemukan blog ini
    Saya pernah private les piano selama 1 bulan, kemudian belajar otodidak. Pelan-pelan bisa.
    Namun saya ingin les kembali.
    Saya ingin tanya mbak, untuk usia 25 tahun ingin belajar piano baik nya piano klasik atau pop? Kalau boleh mbak Trisna jelasin perbedaan metode pembelajaran antara klasik n pop?

    Terimakasih mbak Trisna

  29. Amel

    Hai kak Nina,
    Aku umur 20 asal pamulang kak (gak jauh dari bsd) hehe
    aku udah les piano sejak smp dan sampai sekarang (kuliah) belum pernah les sampai lulus grade akhir kak. Sebenernya karna beberapa faktor seperti kurang cocok dengan guru dan selain itu kesibukan2 aku di sekolah, alhasil aku jd ga terlalu fokus sama piano. Tapi sejak aku SMA aku ditawarin untuk ngajar piano di salah satu sekolah musik tempat aku belajar, karena berhubung disitu grade aku pada saat itu junior 2 (setara sama grade 4) dan aku hanya ngajar murid2 level dasar yang pastinya dibawah aku. hehe
    Sejak aku ngajar aku mulai punya pengalaman dan banyak belajar dari pengalaman aku itu. Dan aku sadar ternyata ngajar piano itu mengasyikkan banget tapi kita bisa menghasilkan uang dari hobby kita itu. Nah sejak itu aku mulai fokus sama piano dan aku bertekad untuk serius sama bidang ini. Terakhir aku grade 5 di salah satu sekolah musik tapi belum dilanjutin lagi karna kesibukkan kuliah. Dan dari SMA aku coba untuk biayai kursus piano sendiri dengan hasil ngajar aku di tempat itu juga. Jadi di sekolah musik itu aku belajar sambil mengajar haha ๐Ÿ˜€ walaupun sebenernya gak pede karna pada saat itu aku baru grade 4. Aku mau lanjut lagi buat ngajar sekaligus belajar kak, mau coba untuk biayai kursus sendiri lagi. Menurut kak nina gimana solusinya? Apa sebaiknya aku lanjut kursus piano sambil mengajar private untuk biayai kursus sendiri? (berhubung lembaga musik/sekolah musik gak terima guru yang belum lulus) atau aku fokus dulu aja buat kursus, lalu setelah lulus aku baru mulai ngajar lagi? hehe semoga kak nina bisa kasih masukan ๐Ÿ™‚ dan kalau boleh aku minta kontak kak nina lewat email ya ๐Ÿ™‚ thanks

  30. Tia

    Halo mba Trisna. Anak aku udah les di yamaha 1 thn sejak usia 3 th. Skrg anakku usia 4 th, mau les privat aja sama mba Trisna, apa bisa? Rumah sy di bsd. Tlg infonya ya. Makasih mba Trisna

  31. oriana

    Tetapi ini orin sekarang sudah jago main piano terus dari kelas 5 umurnya 11 thn tetapi terus latihan sampai sekarang jadi 7 thn

  32. Aldo Omar

    Malam mba Trisna, boleh komunikasi seputar piano untuk anak juga saya, lewat WA or email? Thanks.

    • woelank

      Sdh dijawab melalui email ya pak,
      Emailnya dari genopianist54@yahoo

Leave a Reply